Interpretasi Asthma

download Interpretasi Asthma

of 33

  • date post

    13-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    59
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Interpretasi Asthma

Interpretasi AsthmaSiti Maryam Istiqomah Dan Yunia Zulanda

An. Daffa, 11 tahun Daffa, -

-

KU : sesak napas sejak 1 jam yg lalu Menunjukkan adanya gangguan fungsi pernapasan bisa karena kebutuhan O2 tdk terpenuhi scr adekuat atau CO2 terlalu banyak didlm tubuh krn tdk bisa dikeluarkan Terlihata adanya kesulitan bernapas : dpt dilihat dgn adanya kontraksi dr otot2 pernapasan tambahan

-

-

Kemungkinan adanya penyakit paru : adanya suatu gangguan pada pertukaran gas kemungkinan krn adanya suatu sumbatan __> penyempitan jln napas krn inflamasi atau alergi Penyakit jantung : gagal jantung peningkatan tekanan balik ke paru2 edema paru mengganggu pertukaran gas

RPS : sesak timbul 1 jam yg lalu onset cepat eksaserbasi akut Timbul setelah daffat bermain bola suatu pencetus terjadinya asma Exertional dispnea gejala minor gagal jantung

Dispnea atau yang biasa dikenal dengan sesak napas adala Perasaan sulit bernapas dan biasanhya merupakan gejala utama dari penyakit kardiopulmonal. Orang yang mengalami sesak napas sering mengeluh napas nya terasa pendek dan dangkal.

Sumber penyebab dispnea termasuk : 1. Dispnea dapat terjadi jika tegangan yang ada tidak cukup besar untuk satu panjang otot. 2. Peningkatan kerja pernapasan yg mengakibatkan sangta meningkatnya rasa sesak napas. 3. Ketidakseimbangan antara kerja pernapasan dgn kapasitas ventilasi

Pasien dengan gejala dispnea biasanya memiliki satu dari beberapa keadaan seperti berikut yaitu : Penyakit kardiovaskular Emboli paru Penyakit paru interstisial atau alveolar Gangguan dinding dada atau otot otot dada Penyakit obstruktif paru

Lanjutan RPS-

-

-

Disertai bunyi mengi, batuk berdahak dan dada mengi, terasa berat merupakan gejala klinis dr asma bronkhial Hal ini disebabkan krn adanya obstruksi bronkus yg didasari oleh inflamasi kronik & hiperaktivitas bronkus Mengi (wheezing) suara terdengar kontinu nadanya lebih tinggi dibanding suara napas lainnya, lainnya, sifatnya musikal

Mengi disebabkan karena adanya penyempitan saluran napas kecil (bronkus perifer dan bronkiolus) Karena udara melewati suatu penyempitan, mengi dapat terjadi, baik pada saat inspirasi maupun saat ekspirasi. Penyempitan jalan napas dapat disebabkan oleh sekresi berlebihan, konstriksi otot polos, edema mukosa, tumor, maupun benda asing.

-

-

-

Dada terasa berat menadakan kesulitan bernapas yg teramat sgt khas pd asma bronkhial Hal ini dicurigai krn adanya penumpukan CO2 kompensasi : hiperventilasi Batuk berdahak menandakan adanya proses inflamasi bs krn infeksi ataupun alergi

Batuk adalah suatu refleks pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari saluran napas. Batuk juga membantu melindungi paru dari aspirasiyaitu masuknya benda asing dari saluran cerna atau saluran napas bagian atas.Yang dimaksud dengan saluran napas mulai dari tenggorokan, trakhea, bronkhus, bronkhioli sampai ke jaringan paru. (Guyton,et all.2008)

Faktor Penyebab Batuk Reflek batuk dapat ditimbulkan oleh : Rangsangan mekanis, misalnya asap rokok, debu, tumor Adanya perubahan suhu mendadak Rangsangan kimiawi, misalnya gas dan bau-bauan Adanya peradangan / infeksi Reaksi alergi

Dahak bening, lengket seperti lem bening, kemungkinan krn infeksi virus(serosa encer)/alergi encer)/alergi gejala ini mrupakan slah stu dr gjla klinis asma bronkial

Dua hari sblumnya pasien mngeluh batuk berdahak & pilek ->kmungkinan krn ada infeksi sal pernapasan yg bisa sbg pencetus rx. rx. Inflamasi shingga menimbulkan gejala klinis pd asma

Tdk ada demam ->kmungkinan/pencetusnya kmungkinan/ bkn krna demam Tdk mual dan muntah

RPD

Sjak 3thun, mngalami kekambuhan 7-8x/thun 8x/thun Timbul jika kelelahan/batuk pilek kelelahan/ sejak usia 3-22 thn= 8 thn thn= menunjukkan suatu proses yg kronik=asma kronik= kekambuhan menandakan tingkat keparahan Kelelahan batuk pilek= faktor pencetus pilek=

RPO

Bila timbul sesak napas Pasien minum obat yg diresepkan dokter keluarganya obat yg diresepkan kemungkinan adalah suatu bronkodilator atau agonis oral belum pernah menggunakan obat inhaler= obat ini digunakan untuk onset yg lebih cepat Pasien blm minum obat krna persediaan habis dan tidak mau minum obat warung kambuh menunjukkan tingkat keparahan

RPK

Ibu pasieh menderita eksim dan kambuh bila makan udang Ada pengaruh genetik dg keluarga yg punya riwayat penyakit atopi

Hipotesis

Asma bronkial: gangguan infalamasi kronik bronkial: saluran napas yg disertai oleh peranan berbagai sel khususnya sel mast, eosinofil dan limfosit T dmn inflamasi kronik ini menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas yg menimbulkan gejala episodik berulang seperti mengi,sesak napas, dada napas, terasa berat,batuk terutama pd malam atau dini hari. hari. Episodik ini berhubungan dgn obstruksi jln napas yg luas, bervariasi dan srg kali bersifat luas, reversibel dgn atau tanpa pengobatan. pengobatan.

Bronkitis akut: pilek,kelelahan,wheezing akut: Laringitis : batuk,sesak napas Gagal jantung: sesak napas jantung:

Pemeriksaan fisikKesadaran: Kesadaran: kompos mentis perfusi oksigen ke otak masih baik Pasien tampak bersandar sedang,posisi yg nyaman untuk pasien bernapas Tanda vital: N : 115x/menit 115x/menit R: 35x/menit 35x/menit S: 36,8 c

-

Nadi : 115x/menit normal : < 110 x/mnt 115x/menit x/mnt kompensasi dr jantung utk meningkatkan kerja pompa utk perfusi ke jaringan krn O2 yg dibutuhkan utk masuk ke jaringan kurang

-

Respirasi rate : 35 x/menit sumbatan jln x/menit napas sesak napas menunjukan adanya gangguan pertukaran gas menyebabkan peningkatan tahanan jln napas yg tdk merata diseluruh jaringan bronkus menyebabkan padu padan nya ventilasi dgn perfusi penurunan compliance paru penigkatan kerja napas

Mata: tidak anemis dan tidak ikterik Hidung: Hidung: pernanapasan cuping hidung (+) Merupakan tanda sesak napas Menunjukkan klasifikasi berat ringannya asma Telinga: Telinga: d.b.n Tenggorokan: Tenggorokan: d.b.n Leher: Leher: kgb tidak membesar

Thoraks: Thoraks: Retraksi suprasternal (+) adanya kelemahan fungsi paru,adanya penggunaan otot pernapasan tambahan Batas jantung normal lemahin gagal jantung Bunyi jantung murni reguler Suara pernapasan dsr vesikular Bunyi jantung murni regular Suara dasar pernapasan dasar veikular Suara napas tambahan ronkhi (+), wheezing (+)

Ronkhi : ronkhi kering terjadi krn adanya penyempitan pd bronkioli & terjadi pd wkt ekspirasi penyempitan tdk merata pd bronkhioli Wheezing tanda khas pd asthma, terjadi saat ekspirasi penyempitan merata pd bronkhioli

Abdomen : tdk ada kelainan pd asma anak kadang2 didpt nyeri abdomen krn gangguan otot abdomen dan diafragma yg berlebihan hepar & limpa dpt teraba krn terdorong oleh diafragma akibat hiperinlasi paru

Px. Px. penunjang

Hb : 13 gr/dl untuk mengetahui ada / tdk nya kelainan pd transportasi gas yg dpt menyebabkan anemia. Ht : 38% Normal pd anak : 33-38% 33Leukosit : 9800/mm3 normal : 4000400010000/mm3 Trombosit : 230.000/mm3 normal : 150000150000400000/mm3

LED 10 mm/jam normal :0-8 mm/jam :0meningkat pd infeksi dan inflamasi Hitung jenis leukosit :1/10/55/23/6 Bsofil : 0-1% 0Eosinofil : 1-3% 1Netrofil btg : 3-5% 3Netrofil segmen : 50-65% 50Limfosit :25-35% :25Monosit : 4-6 % 4Shift to the left : akut

PEF : 68% Aman : 80-100% 80 Waspada : 50-80% 50 Bahaya : < 50% Rumus : hasil terbaik x 100% (hasil tabel) x 60 detik tabel)

Peak flow meter : suatu alat yg sederhana, sederhana, ringkas dan mudah dibawa, murah, mudah dibawa, murah, penngan ggunaanya dpt dipakai utk memeriksa peak expiratory flow rate PEFR : kecepatan aliran udara maksimal yg terjadi pd tiupan paksa maksimal yg dimulai dgn paru pd keadaan isnpirasi maksimal disebut jg arus puncak ekspirasi (APE)

Bahan dan alat : alat peak flow meter, mout piece sekali pakai / penggunaan berulang 1 buah Teknik : Letakkan tanda petunjuk pd alat pd angka nol Pasien berdiri tegak, tarik napas sedalam2nya Masukan mouthpiece ke dlm mulut & rapatkan. Pastikan bibir pasien melingkupi sekeliling mouth piece shg tdk ada kebocoran

-

-

-

Minta pasien meniup sekuat dan secepat mgkn dgn tiupan pendek, tajam, tdk terhalang lidah Catat angka yg ditunjukkan oleh petunjuk Lakukan 3kali selingi istirahat bila perlu Catat angka yg tertinggi di grafik sesuai dgn jam dan hari pengukuran