Arsitektur Baroque

Click here to load reader

  • date post

    19-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    889
  • download

    81

Embed Size (px)

description

Schoolwork - Arsitektur Dunia, Arsitektur Barat

Transcript of Arsitektur Baroque

  • 11

  • ii

    Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dengan izin beliau saya da-pat menyelesaikan tugas ini dan terima kasih saya ucapkan kepada ibuk Dr. Ir. Widiastuti, MT dan bapak Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, MSi. atas bimbingannya dalam mempelajari arsitek-tur dunia.Di dalam tugas ini saya akan membahas tentang gaya arsitektur Baroque, pembahasannya dimulai dari sejarah singkat arsitektur dunia, kemudian pembahasan singkat tentang periode pergerakan seni Baroque secara keseluruhan, dan masuk ke inti yaitu pembahasan awal mula dan perkembangan dari arsitektur Baroque.Sesungguhnya tugas ini masih belum dikatakan sempurna, ini adalah bagian dari proses pembelajaran saya sendiri, terlebih lagi karena buku-buku sumber referensi yang semuanya berbahasa inggris membutuhkan waktu yang lebih untuk dipahami.Walaupun masih banyak kekurangan saya berharap semoga tugas ini dapat diterima dengan baik. Akhir kata saya ucapkan terima kasih.

    KATA PENGANTAR

  • 3iii

    CoverKata Pengantar ---------------------------------------------------------------Daftar Isi ---------------------------------------------------------------------Bab 1 Pendahuluan Latar Belakang -------------------------------------------------------- Rumusan Masalah ---------------------------------------------------- Tujuan ----------------------------------------------------------------- Sejarah Singkat Arsitektur Dunia -----------------------------------Bab 2 Pembahasan a. Kemunculan Arsitektur Baroque --------------------------------- b. Penyebaran & Perkembangan Arsitektur Baroque --------------- c. Tokoh-Tokoh & Karya Arsitektur Baroque -----------------------Bab 3 Penutup ----------------------------------------------------------------Daftar Pustaka ---------------------------------------------------------------

    DAFTAR ISIiiiiii

    4445

    1013161718

    10 11 13

    11

    14

    12

    14 15

  • 4A. Latar Belakang

    Arsitektur memiliki sejarah yang sangat panjang dari awal munculnya kegiatan membangun atau sebatas mencipta ruang di masa lalu hingga kini menjadi sebuah ilmu dan profesi penting dalam kehidupan manusia. Arsitektur di setiap tempat memiliki bentuk dan gaya yang ber-beda, dikarenakan perbedaan kebutuhan dan sumber daya. Namun tidak hanya itu, diantara perbedaan tersebut bisa ditemukan bagian-bagian yang mirip. Ini menandakan ada sebuah awal yang kemudian berkembang dan menyebar membawa pengaruh ke berbagai belahan du-nia. Silsilah arsitektur barat misalnya, dimulai dari zaman sebelum masehi yaitu arsitektur Yu-nani, Romawi, kemudian muncul arsitektur Byzantium, Romanika (800 masehi), Gothic, Re-naissance (1500-1600 masehi), Baroque, Rococo, Klasikisme & Romantisme, Ekseptisme, Art Nouve, dan di masa kini gaya arsitektur Modern dan Post Modern, pada peralihan-peralihan masa pergerakan tersebut terjadi perubahan atau bahkan pertentangan dalam ideologi desain yang kemudian melahirkan gaya baru yang lebih baik. Bangunan-bangunan era sebelum-sebelumnya itu masih yang bertahan dan menarik untuk ditinjau, melihat arsitektur sangat mencirikan kehidupan pada periode-periode kehidupan manusia. Bukan tidak mungkin gaya arsitektur yang telah lama punah akan melahirkan langgam arsitektur baru lagi di masa depan.

    B. Rumusan Masalah

    Bagaimana munculnya arsitektur Baroque?

    Sejauh mana penyebaran arsitektur baroque?

    Apa yang menjadi ciri khas arsitektur Baroque dibanding gaya arsitektur lain?

    C. TujuanTujuan Penulisan tugas ini adalah menambah wawasan tentang ragam arsitektur dunia serta untuk mengenal lebih mendalam tentang arsitektur dunia khususnya pada era arsitektur Ba-roque dengan memberikan gambaran-gambaran sejarah yang memunculkan pergerakan ar-sitektur ini serta ciri khas dari arsitektur Baroque yang membedakannya dengan arsitektur di era yang lain.

    BAB 1 PENDAHULUAN

  • 55

    C. Sejarah Singkat Arsitektur Dunia

    Bangunan pada awalnya didirikan apa adanya sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan primer manusia. Namun seiring dengan perkembangan manusia sebagai mahluk sosial muncul kebutuhan ruang lain untuk menunjang aktivitas seperti bangunan umum, bangunan pemer-intahan, bangunan peribadatan, dan lain lain. Hal ini kemudian mengawali kemunculan ilmu arsitektur.

    Setiap manusia di tempatnya masing-masing memiliki solusi-solusi arsitektural sendiri yang sesuai dengan kebutuhan dan sumber dayanya, sehingga memunculkan arsitektur vernakular atau arsitektur tradisional. Melalui proses yang panjang arsitektur terus berkembang hingga melahirkan arsitektur modern.

    Arsitektur klasik Yunani bisa dikatakan adalah langgam arsitektur yang memiliki peranan penting dalam proses itu dikarenakan mengalami banyak perkembangan dan melahirkan ban-yak langgam arsitektur setelahnya.

    Di Yunani arsitektur tradisionalnya disebut dengan arsitektur klasik, arsitektur ini menekankan penggunaan rasio dalam menerjemahkan keindahan. Arsitektur ini terus berkembang sampai Romawi berdiri hingga Romawi hancur. Kekaisaran Romawi banyak mewariskan nilai-nilai termasuk dari segi arsitektur.

    Kerajaan vasal banyak berdiri sepeninggalan Romawi dan arsitektur klasikpun berkembang menjadi arsitektur romanesk yang sangat disiplin dengan aturan klasik dan arsitektur gotik yang sama-sama perkembangan arsitektur klasik yang banyak mendapatkan asimilasi budaya

    Sumber : http://an-nasmaulana.blogspot.com/2013/05/sejarah-arsitektur-pengan-tar_20.html

  • 6arsitektur lain sehingga dianggap arsitektur baru yang lebih merdeka dari aturan klasik.

    Dengan adanya arsitektur klasik dan arsitek-tur gotik, terjadi perdebatan mengenai desain ideal apakah desain ideal itu adalah bias klasik (yang tertib, rasional, adiluhung, dan dibuat oleh sarjana) atau apakah desain ideal itu ada-lah bias gotik (yang organik, sentimental, pop-ulis, dan dibuat oleh tukang-seniman). Inilah awal battle of style.

    Perkembangan selanjutnya terjadi di saat kerajaan vasal mulai dimusuhi rakyat karena dianggap menyengsarakan dan membodohi rakyat yang ketika itu tenggelam dalam masa kegelapan (dark age). Ketika ilmu pengeta-huan menyentuh Eropa, berakhirlah masa kegelapan dan dimulailah masa renaisans (pencerahan). Kini orang-orang lebih me-nyukai seni & arsitektur bias klasik, arsitektur neo-klasik, yang rasional sesuai budaya renai-sans dan meninggalkan arsitektur gotik yang dianggap melenceng dari arsitektur klasik.

    Masa renaisans melahirkan budaya baru yang meninggalkan gelar kebangsawanan (yang dinilai korup) serta keagamaan hingga mun-cullah pengusaha non-bangsawan, orang-orang kaya baru (borjuis-sekuleris) yang memamerkan kekayaannya dengan karya arsitektural renaisans yang justru kemudian malah semakin mengikuti bias gotik yang sen-timental dan populis. Dengan budaya baru ini lahirlah arsitektur barok dan arsitektur rokoko yang mencampurkan berbagai gaya arsitektur secara ekletik (memilih yang terbaik), layakn-ya arsitektur gotik versi ekstrem.

    Arsitektur kembali mengalami pertentangan

    khususnya karena dampak masa renaisans, di Prancis mulai ada gerakan seni yang kembali menjunjung bias klasik (arsitektur neo-klasik) yang mengelaborasi arsitektur klasik dan pen-erapan-penarapan desain di luar itu secara manerisme namun masih sesuai dengan ke-tentuan klasik. Gaya arsitektur neo-klasik ini cukup berjaya, memunahkan arsitektur barok dan arsitektur rokoko, serta banyak ditera-pkan di banyak negara bahkan di luar Eropa (Amerika bahkan di Indonesia).Secara singkat revolusi politik (di Prancis) dan revolusi industri (di Inggris) akhirnya meletus di Eropa karena banyak faktor yang akhirnya melahirkan masa industri.Arsitektur masa industri banyak menemukan bentuk, konstruksi, dan material baru (beton dan baja). Masa industri juga mengembang-kan ideologi kapitalisme yang merupakan hasil budaya klasik. Sistem kapitalisme banyak menuai pertentangan karena dinilai tidak adil bagi kemanusiaan, maka sebagai perlawanan-nya lahirlah ideologi sosialisme yang selan-jutnya akan kembali memunculkan persain-gan ideologi / pertentangan ideologi ideal.Arsitektur art and craft muncul dengan ide-ologi sosialismenya melawan masa industri dengan ideologi kapitalismenya. Arsitektur Art and Craft mengkritik bangunan masa in-dustri yang bukan merupakan karya arsitek-tur karena terlalu struktural dan melupakan arsitektural. Arsitektur art and craft yang mulai menjadi pergerakan seni dan kembali mengenalkan estetika pada arsitektur dengan cara guildanya (membangun dengan tangan tukang dan seniman). Dalam perkembangan-nya arsitektur art and craft akan melahirkan arsitektur art nouveau yang muncul dengan ideologi kapitalisme (membangun dari ce-

  • 77

    takan pabrik hasil dari mesin) namun masih menggunakan prinsip estetika dari arsitektur art and craft. Arsitektur art nouveau menjadi gerakan seni radikal dimana semua produkn-ya melingkupi seluruh produk seni. Arsitektur art nouveau yang terlalu fokus pada venustas (keindahan) kemudian mulai dikritik pula oleh orang-orang dalam pergerakannya sendi-ri. Perpecahan pergerakan ini yang melahir-kan adanya arsitektur art deco, masih dengan nilai seni arsitektur art noveau namun lebih disederhanakan. Arsitektur dipengaruhi oleh peradaban manusia yang semakin kompleks.

    Manusia mulai banyak berbicara mengenai keindahan dalam persepsinya masing-masing dan banyak melahirkan ragam seni baru seper-ti kubisme dan penerapannya dalam arsitektur melahirkan arsitektur de stijl. Kubisme melihat keindahan dari kesederhanaan dan rasionali-tas objek seni dan bentuk persegi menjadi nilai dasar kubisme. Arsitektur de stijl yang mengi-kuti arus kubisme berkembang dengan nilai yang sama. Arsitektur de stijl dengan keseder-hanaan, fungsionalitasnya, dan keindahannya banyak diambil oleh tokoh-tokoh seniman, arsitek, dan institusi untuk lebih dipelajari dan dikembangkan.Secara singkat dalam beberapa puluh tahun lahirlah arsitektur modern, Arsitektur inter-national stye I adalah manifestasi arsitektur modern yang kemudian banyak berkembang di dunia. Arsitektur international style I leb-ih berupa proyek skala kecil seperti rumah-rumah di Eropa. Setelah Perang Dunia II ar-sitektur international style II lahir. Arsitektur international style II berupa proyek skala rak-sasa seperti pencakar langit dan berkembang di Amerika, karena saat Perang Dunia II, para arsitek di Eropa pindah ke Amerika Seri-kat ditambah Amerika Serikat yang menjadi

    pemenang Perang Dunia II. Dengan adanya arsitektur modern, arsitektur art nouveau semakin cepat punah.Arsitektur pada tahun 1960 mengalami keju-tan luar biasa. Sebuah karya arsitektur mod-ern dihancurkan karena fungsionalitas yang diagungkan arsitektur modern dinilai tidak efektif ditambah nilai venustas yang dianggap terlalu kaku. Inilah waktu dimulainya era baru yang memunculkan gagasan arsitektur post-modern, arsitektur baru yang lebih merdeka, banyak melihat arsitektur dari sisi lain dan atau mengeksplorasi bentuk tanpa meng-hilangkan fungsi, dan arsitektur yang menjadi perbincangan hingga kini.

    Sumber : http://an-nasmaulana.blogs-pot.com/2013/05/sejarah-arsitektur-pengantar_20.html

  • 8Arsitektur vernakular Yunani, Megaron. Sumber : http://annas-maulana.blogspot.com

    Arsitektur romanesk, Abbaye Cerisy le Foret di Prancis. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur klasik yunani. Athens Parthenon di Yunani. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur gotik, Salisbury Cathedral di Inggris. Sumber : http://annas-maulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur klasik romawi, Rome Pantheon di Italia. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur barok, St. Peter Basillica di Italia. Sumber : http://an-nasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur rokoko, Royal Palace Madrid di Spanyol. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur neo-klasik, White House di Amerika Serikat. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur art and craft, Red House di Inggris. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur art nouveau, Casa Mil di Spanyol. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur art deco, Hill House di Skotlandia. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur masa industri, Eif-fel Tower di Pran-cis (menara baja pertama di dunia). Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

  • 99

    Contoh arsitektur de stijl, Schroder House di Belanda. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    contoh arsitektur international style II, Lake Shore Drive di Amerika Serikat. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh arsitektur international style I, Farnsworth House di Amerika Serikat. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

    Contoh aarsitektur post-modern, Walt Disney Concert Hall di Amerika Serikat. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com

  • 10

    A. Kemunculan Arsitektur Baroque

    Secara etimologis, Baroque, adalah bahasa perancis yang diambil dari bahasa Portugis ba-rocca yang berarti a pearl of irregular shape atau dalam bahasa indonesia ; mutiara yang memiliki bentuk tidak sempurna (tidak beraturan)Arsitektur Baroque adalah gaya bangunan pada era Baroque, era ini dimulai pada abad ke 16 di Italia dan negara-negara Katolik sebagai reaksi dari reformasi Protestan (gerakan Protestant-ism). Era Baroque mengakhiri era renaissance, era ini berlangsung pada abad ke 16. ada tiga tahap dalam periode tersebut diantaranya EarlyBaroque,1590c.1625

    HighBaroque,1625c.1660

    LateBaroque(Rococo),1660c.1725

    Arsitektur Baroque, yang muncul pertama kali di Roma, adalah gaya bangunan pada gereja, istana dan bangunan umum (yang dirancang dalam skala besar). Pada hal tertentu, arsitektur Baroque dapat dikatakan sebagai perpanjangan dari arsitektur Renaissans. Keduanya mem-punyai kubah (dome), kolom, pilaster, entablature dan komponen-komponen klasik lainnya. Yang berbeda pada arsitektur Baroque adalah kebebasan, kebebasan dalam menggabungkan komponen-komponen tersebut, dimana saat Renaisans kebebasan ini tidak dapat diterima (ada aturan-aturan baku).Adalah Gian Lorenzo Bernini, pada era tersebut yang pemimpin dari gerakan arsitektur ba-roque yang menunjukan kemewahan melalui rancangannya, menggabungkan gaya klasik re-naissance dengan interaksi dinamis dengan lingkungannya. Bisa dilihat dari karyanya semisal St Peters, yang dibangun di Roma, dan juga Sant Andrea al Quirinale, yang di bangun di Roma pada tahun 1650an.

    BAB 2PEMBAHASAAN

    St Peter, Roma, pandangan diagonal gereja dari Piazza, menunjukkan barisan tiang sebagai produsen ketidakstabilan spasial (ruang yang mengalir). Sumber : Travels in The History of Architecture.

    Denah Sant Andrea al Quirinale, Roma. Sumber : Travels in The History of Architecture.

  • 1111

    Kemunculan langgam arsitektur baroque ini juga dikarenakan munculnya orang-orang kaya baru yang bukan berdarah bangsawan (borjuis) akibat era renaissance, kesibukan mulai berges-er dari agama ke aktivitas sekuler (keduniawian) seperti perdagangan. Uang sebagai modal memunculkan budaya kapitalisme yang berakibat adanya kesenjangan sosial di masyarakat. Orang-orang kaya baru ini pun kemudian menguasai masyarakat karena gelar dan kekuasaan kebangsawanan mulai ditinggalkan (kehilangan kepercayaan karena korupsi di era sebelumn-ya).Orang kaya-orang kaya baru tersebut menunjukan kekuasaannya mereka dengan bermegah-megahan membuat karya arsitektur hasil dari imajinasi dan angan-angan mereka baik itu beru-pa tempat tinggal pribadi sampai tempat peribadatan dengan mencampurkan seluruh gaya ar-sitektural yang ada sehingga membuat karya arsitektur tersebut detail dan fantastis.Popularitas dan keberhasilan dari gaya Baroque didukung oleh keberadaaan Gereja Katolik Roma, yang telah diputuskan pada saat Konsili Trent, sebagai tanggapan terhadap Reformasi Protestan, bahwa seni harus mengkomunikasikan tema keagamaan dalam keterlibatan lang-sung dan emosional. Era Baroque menekankan pada keanehan, ketidakberaturan, keroyalan / yang berlebihan juga menunjukan kesan yang dramatis, emosional. Colors were brighter than bright; darks were darker than darkSalah satu teknik visualisasi yang terkenal pada zaman baroque adalah teknik chiaroscuro, ciri visual ini berarti kontras cahaya (gelap-terang) yang dominan dan menghasilkan kesan drama-tis. Ciri khas dari Arsitektur Baroque adalah bentuk-bentuk yang lebih lebar dan sirkular, peng-gunaan cahaya secara dramatis, kaya akan ornamen, langit-langit yang dipenuhi fresco (wall painting) dalam skala besar, facade eksternal yang memiliki karakter proyeksi terpusat yang dramatis, interior seringkali tidak lebih dari tempat bagi lukisan dan patung ukiran.

    Agostino Vallini, Cardinal Vicar - San Giovanni Basilica, Italia. Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com/2013/05/sejarah-arsitektur-arsitektur-barok-dan_31.html

    Cathedral Metropoli-tania Mexico Sumber : http://annasmaulana.blogspot.com/2013/05/sejarah-arsitektur-ar-sitektur-barok-dan_31.html

  • 12

    Dinding bergelombang merupakan fitur yang menakjubkan dari gereja-gereja Baroque. Order raksasa, biasanya setinggi dua lantai, dan dinding raksasa mendominasi eksterior. Tebing layar-nya bisa berbentuk lengkung kurva, ataupun lengkung yang mengarah ke atas bertemu pada puncaknya.Jendela-jendela besar berbentuk persegi pan-jang, dan jendela yang lebih kecil, yang mem-punyai lebih banyak ornament, berbentuk lingkaran, setengah lingkaran, atau oval (bulat telur). Bentuk oval juga diterapkan pada bing-kai pahatan dinding (frame wall carving). De-nah lantai dasar biasanya juga oval, yang mer-upakan bentuk geometris paling bergerak (fluid) dan yang menciptakan rasa pergerakan (movement). Bentuk oval digunakan di selu-ruh bangunan.Saat memasuki gereja kesan teater menjadi lebih kuat. Para perancang gereja Baroque

    menginginkan orang yang datang untuk beribadah untuk merasakan bahwa mereka juga ikut dalam acara, agar mereka dapat mendengar dan melihat si pendeta dengan baik. Karena itu kebanyakan gereja Baroque tidak mempunyai kolom-kolom yang mem-bagi gang samping (aisle) dan lorong tengah (nave), namun digantikan dengan kapel-kapel di bagian samping sepanjang dinding.Gaya dramatis seni dan arsitektur Baroque juga diperuntukan untuk membuat pengun-jung terkesan dan mengekspresikan kemewa-han, kemenangan, kekuasaan dan kontrol.

    Sketsa bangunan gereja Baroque. Sumber : Google Images

  • 1313

    B. Perkembangan Arsitektur Baroque

    Dalam perkembangannya arsitektur baroque yang menjadi tren di era itu menyebar luas ke berbagai belahan eropa diantaranya :

    o SpanyolArsitektur baroque di spanyol bisa dilihat pada fasad bangunan Granada Cathedral (oleh Alon-so Cano) dan Jan Cathedral (oleh Eufrasio Lpez de Rojas). Karya-karya tersebut menunjuk-kan kefasihan seniman dalam menggabungkan motif tradisional arsitektur katedral Spanyol dengan chiaroscuro Baroque. Desain melibatkan permainan elemen tektonik dan dekoratif dengan sedikit hubungan dengan struktur dan fungsi.

    o PerancisPerancis menjadi salah satu pusat arsitektur sekular Baroque selain di Roma. Karya arsitektur Palais du Luxembourg oleh Salomon de Brosse menjadi tanda masuknya Baroque. De Brosse memadukan unsur-unsur tradisional Perancis (misalnya atap mansard tinggi) dengan nuki-lan/kutipan italianate (misalnya ubiquitous rustication, berasal dari Palazzo Pitti di Florence). Langkah berikut dalam pengembangannya arsitektur perumahan Eropa, dimana melibatkan

    La Granja de San Ildefonso. Palacio Real.Sumber : Wikipedia

    Santiago de Compostela - Galicia - EspaaSumber : Wikipedia

  • 14

    integrasi kebun dalam komposisi istana, (seperti yang dicontohkan oleh Vaux-le-Vicomte), di mana arsitek Louis Le Vau, desainer Charles Le Brun dan tukang kebun Andr Le Notre me-lengkapi keahlian masing-masing.

    Dan masih banyak lagi penyebaran arsitektur Baroque di negara lain seperti di Malta, Portugal, Hungaria, Transylvania, Belanda, Inggris, Rusia, Ukraina, Scandinavia dan Turki.

    St. Georges Cathedral (dibangun antara 1736 dan 1774) ,TimioaraSumber : Wikipedia

    Melliea Parish Church, Malta

    Tampak depan istana di Fertd, Hungaria

    The Queluz National Palace, Lisbon, Portugal. Melukiskan arsitektur Baroque dengan sempurna. Sumber : Wikipedia

    Chteau de Maisons, di dekat Paris oleh Franois Mansart (1642)Sumber : Wikipedia

  • 1515

    Eszterhza Palace, Eszterhza, Hungaria. Di rancang oleh Jakab Fellner. Sumber : Wikipedia

    Szcsny - Bangunan Baroqueof Istana di Forgch, Hungaria.Sumber : Wikipedia

    Szcsny - Bangunan Ba-roqueof Istana di Forgch, Hungaria.Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/File:Dolmabah%C3%A7e_Saat_Kulesi.JPG

    Castle Howard, North Yorkshire, Inggris

    Istana Menshikov di Saint Petersburg, Russia. Sumber : Wikipedia

  • 16

    Tokoh-tokoh penting dalam pergerakan arsitektur Baroque :

    Michelangelo Merisi DacaravagioLahir di Floencce, Italia 1457. Beliau adalah seiman pada masa Renaissance, Detail ukiranyang dia ciptakan menandai aal Baroque dan mengakhiri arsitektur klasik murni. Kara-teristik seni design dari Michaelangelo adalah dengan menganalogikan ukiran dengansimetris tubuh manusia.

    Francesso BorrominiLahir di Italia pada abad 17. Karateristik dari karyanya adalah florid, bergaya ekspansive,designnya cenderung lebih memperhatikan bentuk geometric daripada proporsi skala ma-nusia. Barromini bermain dengan ruang dan pencahayaan.Contoh hasil karyanya adalahkaterdal San Carlo Alle Quatro Fontane.

    Giovanni Lorenzo BerniniLahir di Naples, Italia pada tahun 1958. Karateristik design berninimerupakan gabunganantara arsitektur, lukisan dan ukiran dengan bentuk yang dinamis. Salah satu ranangannyaadalah Piazza Navona di Roma, Italia.

    Berakhirnya Arsitektur BaroqueDi ujung era baroque (abad ke-18) muncul gaya Rococo sebagai kelanjutan dari pergerakan Baroque yang terkesan lebih ringan, lebih anggun yang juga merupakan versi yang lebih rumit dari Baroque. Sementara itu arsitektur kembali mengalami pertentangan khususnya karena dampak masa renaissance, rivalitas dan perbedaan. di Prancis mulai ada gerakan seni yang kembali menjunjung bias klasik (arsitektur neo-klasik) yang mengelaborasi arsitektur klasik dan penerapan-penarapan desain di luar itu secara manerisme namun masih sesuai dengan ketentuan klasik. Gaya arsitektur neo-klasik ini cukup berjaya, memunahkan arsitektur barok dan arsitektur rokoko, serta banyak diterapkan di banyak negara bahkan di luar Eropa.

  • 17

    Arsitektur barok menjadi simbol pergerakan borjuis dalam mengakhiri era renaisans karena era tersebut cukup mengekang kemerdekaan, keuntungan hanya berputar di golongan para bangsawan yang melupakan hidup rakyat jelata. Era ini memperlihatkan munculnya ke-bebasan, bagaimana kaum borjuis (yang paling banyak menyebarkan langgam ini) dengan mencampurkan banyak langgam yang ada sehingga menciptakan tampilan arsitektur yang menunjukan kekuasan orang kaya-orang kaya baru yang megah, dramatis bahkan melebih-lebihkan. Nampak era ini juga merupakan pengaruh bias arsitektur gotik yang juga banyak bereksperiman dengan langgam lain dan dianggap melenceng dari kaidah keindahan sesuai dengan arsitektur klasik.

    Penyebaran yang cukup luas menunjukan gaya arsitektur Baroque menjadi tren pada masan-ya, gerakan Protestantism memiliki peranan penting dalam penyebaran langgam ini. Kemunculan arsitektur Neo-Klasik yang menerapkan keindahan sesuai dengan arsitektur klasik menjadi lebih populer di kemudian hari dan mengakhiri era pergarakan arsitektur Baroque.

    PENUTUPBAB 3

  • 18

    Harbison, Robert. 2009. Travels in History of Architecture. London: Reaktion Books Ltd Palmer, Allison. 2008. Historical Dictionary Of Architecture. Plymoth:The Scarecrow

    Press, Inc. Ching, Francis. 2012. Visual Dictionary of Architecture Second Edition. New Jersey:John

    Wiley & Sons, Inc. (DK CHING - 137) Annas Maulana. From http://annasmaulana.blogspot.com/2013/05/sejarah-arsitektur-

    arsitektur-barok-dan_31.html, 3 December 2013 James Frankel. Baroque. From http://www.jamesfrankel.com/Baroque.ppt , 3 December

    2013 Shannon Pugh. From http://www.mspugh.net/Documents/Baroque.ppt, 3 December

    2013 Susan M. Pojer. From http://www.pptpalooza.net/PPTs/EHAP/TheBaroqueEra.ppt, 3

    December 2013 Wikipedia. From http://id.wikipedia.org/wiki/Borjuis , 18 January 2014 Wikipedia. From http://en.wikipedia.org/wiki/Baroque_architecture, 3 December 2013 Wikipedia. From http://id.wikipedia.org/wiki/Barok, 19 January 2014 Annas Maulana. From http://annasmaulana.blogspot.com/2013/05/sejarah-arsitektur-

    pengantar_20.html, 20 January 2014

    DAFTAR PUSTAKA

  • Blank PageBlank PageBlank Page